Bagaimana Cara Mewujudkan Istiqomah

Artikel Islam

Bismillah..

Pecinta Radio Kita FM Rahimakumullah, Banyak dari kita kaum muslimin yang sangat mendambakan keistiqomahan di dalam menjalankan syari’at Islam yang mulia ini, dan juga Istiqomah dalam menjalankan sunnah-sunnah Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi Wassalam hingga akhir hayat kita. Tapi banyak dari kita yang mengeluh, bahwa Istiqomah itu sesuatu yang sangat sulit untuk diraih karena banyak sekali godaan yang selalu menghalangi jalan kita dalam mengarungi kehidupan ini. Lalu.. bagaimanakan cara mewujudkan Istiqomah itu? Yuk simak dalam artikel kita kali ini!

istiqomah

Pecinta Radio Kita FM, Istiqomah adalah berjalan di atas jalan yang lurus yang mencakup seluruh keta’atan kepada Allah baik bersifat lahiriyah maupun batin. Oleh karena itu, sebagai seorang muslim kita dituntut untuk selalu istiqomah. Istiqomah ini tidak dapat diwujudkan kecuali dengan senantiasa berada di atas perintah Allah (Syari’at).

Hakikat Istiqomah sebenarnya hanya dapat direalisasikan dengan mealisasikan ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, hal ini apabila berada di atas perintah Allah. Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan Rasul-Nya dan semua orang yang berjalan di atas jalannya dengan firman-Nya,

“Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Hud : 112)

Dalam ayat yang mulia ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam dan kaum mukminin untuk Istiqomah di atas perintah Allah dan Syari’at-Nya. Demikian juga memerintahkan Nabi Musa dan Harun untuk Istiqomah seperti dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

AlIah berfirman: “Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus dan janganlah sekali-kali kamu mengikuti jalan orang-orang yang tidak mengetahui”. (Q.S. Yunus 89)

Oleh karena itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam ketika didatangi Sufyaan bin Abdillah Ats-Tsaqofi yang berkata:

Wahai Rasulullah katakan kepadaku ucapan dalam Islam yang aku tidak akan bertanya kepada seorangpun selain Engkau”

Beliau Shalallahu ‘alaihi Wassalam menjawab:

“Katakanlah! ” Aku beriman kepada Allah” kemudian Istiqomahlah!” (Riwayat Muslim)

Untuk  menggapai Istiqomah di atas perintah Allah ini harus dengan memohon kepada Allah untuk diberikan keistiqomahan. Karenanya setiap muslim diperintahkan untuk berdo’a dan memohon dalam setiap rakaat shalat dengan membaca firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala,

“Tunjukilah kami jalan yang lurus” (Al Fatihah : 6)

Hal ini karena istiqomah adalah anugerah Allah subhanahu wa ta’ala kepada hamba-hamba-Nya. Kita diperintahkan untuk memintah pertolongan Allah dalam mewujudkan, menegakkan dan mengokohkan diri dalam keistiqomahan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakkallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.” (Hud: 123)

Juga dalam sabda Rasulullah dikatakan,

“Bersemangatlah untuk menggapai semua yang bermanfaat bagimu dan memohonlah bantuan kepada Allah (Muttafaqun ‘alaihi)

Mewujudkannya Harus Ikhlas

Untuk mewujudkan istiqomah ini harus dilakukan dengan keikhlasan kepada Allah semata, sebab tidak akan terwujud keistiqomahan yang diterima Allah tanpa keikhlasan dalam melaksanakannya. Oleh karena itu, seorang mukmin senantiasa istiqomah berada di atas jalan yang lurus dengan mengikhlaskan semuanya kepada Allah dengan memohon pahala dan keridhoan-Nya.

Dengan demikian jelaslah bahwa keistiqomahan dalam agama yang lurus ini hanya dapat dicapai dengan memohon kepada Allah dan berada di atas syari’at-Nya dengan mengikhlasakan semuanya untuk mengharap pahala dan keridhoan Allah.

Inilah pengertian yang disampaikan para ulama dengan ungkapan:

Tidak ada keistiqomahan kecuali Lillah (ikhlas kepada Allah), Billahi (selalu memohon pertolongan kepada Allah) dan ‘Ala Amrillah (di atas perintah Allah).

Semoga kita bisa mewujudkan istiqomah yang sempurna dalam kehidupan kita. Aamiin.

Sumber: Tulisan Ustadz Kholid Syamhudi, Lc dari Majalah Elfata.

Sumber gambar: sxc.hu (edited by abuarfa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.