Tuntunan Praktik Puasa Nabi

  • A. Definisi puasa

Shaum (puasa)dari segi bahasa bermakna imsak(menahan);dan secara syar’I bermakna:menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan;mulai terbit fajar shubuh hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat.

  • B. Hukum puasa

Segenap umat islam telah ijma’bahwa puasa dibulan Ramadhan itu fardhu(wajib).Dalilnya dari al-Qur’an adalah firman Allah taala,

“wahai orang-orang beriman ,diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu ,agar kamu bertakwa.”

(Al-Baqarah:183).

Dalilnya dari hadits (as-sunnah) adalah sabda Rasulullah sallaulah alaihi wasalam ,

“Islam dibangun di atas lima perkara,-dan menyebutkan di antaranya-puasa bulan Ramadan.”

Barangsiapa yang tidak berpuasa (ifthar) sekalipun satu hari di siang Ramadhan tanpa udhur (alasan yang dibenarkan syariat),maka ia telah melakukan satu dosa besar .Rasulullah salallah alaihi wasalam telah bersabda tentang mimpi yang pernah beliau saksikan ,

‘Sampai ketika aku berada di tengah gunung,seketika terdengar suara-suara keras.Maka aku bertanya , ‘Suara apa ini ?’mereka (para malaikat yang membawaku) menjawab , ‘Ini adalah teriakan penghuni neraka.’kemudian dia (Jibril alaihi salam )membawaku pergi,seketika aku berada di ha-dapan suatu kaum yang digantung dengan kaki di atas dengan sudut mulut terkoyak,dari sudut mulut mereka bercucuran darah. Maka aku bertanya, ‘Siapa mereka?’Jibril menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka puasa sebelum sampai waktunya’.”

 

Al-Hafizh adz-Dzahabi rohimahullah berkata,”sudah menjadi ketetapan bagi kaum muslimin,bahwa barang siapa yang meningalkan puasa tanpa udzur (syar’I),maka ia lebih buruk daripada pezina dan pecandu khamar,bahkan mereka meragukan keislamannya dan menganggapnya zindiq dan menyimpang dari agam.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata,”Apabila seseorang tidak puasa di bulan Ramadhan karena menganggap halal (meninggalkannya),maka ia wajib dibunuh,dan bila ia orang fasik, maka harus dihukum karena berbuka di siang hari bulan Ramadhan.”