Artikel

Menjaga perasaan orang lain

Spread the love

*MENJAGA PERASAAN ORANG LAIN*

عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ – رضي الله عنه -قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم: «إِذَا كُنْتُمْ ثَلَاثَةً, فَلَا يَتَنَاجَى اثْنَانِ دُونَ الْآخَرِ, حَتَّى تَخْتَلِطُوا بِالنَّاسِ; مِنْ أَجْلِ أَنَّ ذَلِكَ يُحْزِنُهُ ». مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ.

Dari Ibnu Mas’ūd radhiallahu anhu beliau berkata: Rasūlullāh Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

“Jika kalian bertiga, maka janganlah dua orang berbicara/berbisik-bisik berduaan sementara yang ketiga tidak diajak, sampai kalian bercampur dengan manusia. Karena hal ini bisa membuat orang yang ketiga tadi bersedih.” (HR. Bukhāri dan Muslim dan lafazhnya adalah terdapat dalam Shahīh Muslim)

Islam agama yang sempurna, termasuk juga membahas tentang adab pergaulan. Kita dilarang membuat sedih orang lain. Diantaranya saat kita bertiga, janganlah kita berbisik dengan orang kedua tanpa menyertakan orang ketiga.

Termasuk larangan, jika tiga orang sedang bermajelis, janganlah dua orang berbicara dengan bahasa yang tidak dipahami oleh orang ketiga, meskipun mereka berdua berbicara dengan suara yang lantang.

Kesimpulannya kita harus selalu menjaga perasaan orang lain, jangan membuat sedih atau menyakiti perasaan orang lain.

Termasuk adab yang baik saat berjumpa dengan teman kita jika dia tidak sendiri maka kita menyalami dan bersalaman dengannya berikut orang yang menyertainya.

Seringkali kita tidak menyadari bahwa tidak menyalami dan bersalaman dengan orang yang menyertai teman kita saat berjumpanya di suatu tempat membuat sedih orang lain. Bahkan terkadang masuk pintu setan, sehingga orang lain bersangka buruk kepada orang yang tidak menyalaminya.

Jika kita diperlakukan dengan kurang nyaman oleh saudara kita bersabarlah, bersangka baiklah kepadanya. Dia belum paham dan tidak menyengaja untuk menyinggung perasaan kita. Kita dapat segera berevaluasi akan dosa-dosa kita. Bisa jadi ketidaknyamanan yang kita rasakan merupakan teguran dari Allah agar kita beristighfar dan bertaubat atas dosa dan kesalahan kita baik yang berhubungan dengan Allah atau muamalah dengan orang lain.

Comment here