Artikel

Sebab tertolaknya Doa

Spread the love

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam besabda: “Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah Ta’ala memerintahkan kepada kaum mukminin seperti yang Dia perintahkan kepada para rasul. Allah Ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صالحاً

’Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah amalan kebaikan’

Allah juga berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ

’Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari rizki yang baik yang Kami berikan kepada kamu’

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan tentang orang yang lama bepergian; rambutnya kusut, berdebu, dan menengadahkan kedua tangannya ke langit : ‘Wahai Rabb-ku, wahai Rabb-ku,’ sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi kecukupan dengan yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan?”(HR Muslim)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah berkata :

Hadits ini merupakan ancaman keras bagi kita agar meninggalkan makan dari sesuatu yang haram. Meskipun seseorang sudah mengambil jalan-jalan terkabulnya doa, doanya akan tertolak dengan sebab ia mengkonsumsi makanan yang haram. Sebagaimana yang disebutkan oleh Nabi _shallallahu ‘alaihi wasallam :
Bagaimana bisa doanya dikabulkan?
Mengkonsumsi sesuatu yang haram akan bisa menyimpangkan seseorang dari melakukan kewajiban-kewajiban kepada Allah. Hal ini disebabkan badan tumbuh dari sesuatu yang rusak. Sesuatu yang rusak inilah yang nantinya akan mempengaruhi aktivitas badan. Wallahul Musta’an.

(Syarah Arbain Nawawi, Cet Daar Tsurayya, Hal 175)

𝐘𝐀𝐘𝐀𝐒𝐀𝐍 𝐀𝐒𝐒𝐔𝐍𝐍𝐀𝐇 𝐂𝐈𝐑𝐄𝐁𝐎𝐍

Comment here