ArtikelUstadz Fariq Gazim Anuz

Sedikit Memahami Perempuan

Spread the love

*SEDIKIT MEMAHAMI PEREMPUAN*

Pada umumnya, perempuan ketika mengungkapkan suatu keinginan atau pesan tidak diungkapkan secara langsung. Seorang suami, ayah, anak laki-laki, kakak atau adik laki-laki perlu kejelian untuk menangkap isyarat dari kaum perempuan.

Seorang istri saat berjalan bersama suaminya melewati satu rumah makan. Istrinya bercerita bahwa adik perempuannya pernah makan di situ, dan memuji masakannya yang lezat. Suaminya menimpali dan mengiyakan karena temannya juga berkata demikian. Baru di kemudian hari suaminya memahami maksud ungkapan istrinya bahwa ia ingin mencoba dan makan di rumah makan tersebut.

Seorang istri sedang berada di rumah keluarganya dan menantikan suaminya menjemput. Istri berpesan kepada suaminya agar suaminya beristirahat dulu jika masih lelah dan jangan terburu buru menjemputnya. Padahal sudah saatnya istri ingin pulang. Suami yang paham akan sinyal istri tersebut menjawab meskipun saya lelah, saya akan menjemputmu sekarang. Ternyata benar, istri lebih senang jika segera dijemput.

Terkadang seorang istri ngambek, uring uringan yang terkesan tidak menghargai suaminya. Padahal cara itu sebagai isyarat ia merindukan perhatian dari suaminya. Ia menginginkan suaminya menanyakan mengapa ia bersikap demikian, apakah sakit? Mungkin istri kesal dengan sikap suaminya sebelum ini. Ketika suami meminta maaf atas ucapannya atau sikapnya maka hati istri segera melembut dan kekakuannya segera mencair dengan izin Allah.

Allah telah memerintahkan para suami untuk mempergauli para istri dengan baik. Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam telah berwasiat kepada kaum laki-laki agar bersikap baik kepada kaum perempuan. Mereka ibarat gelas gelas kaca yang harus kita rawat dengan hati-hati agar tidak pecah. Kaum perempuan tercipta dari tulang rusuk yang bengkok, kalau kita sikapi dengan keras maka akan patah.

Semoga Allah memberikan kesabaran yang ekstra kepada kami kaum laki-laki dalam memperlakukan kaum perempuan yang lemah. Semoga Allah memberikan taufik kepada kita agar dapat menjalankan amanat Allah dengan sebaik-baiknya.
Semoga Allah mengaruniakan untuk kami, istri-istri kami dan anak keturunan kami sebagai penyejuk hati kami, jadikanlah kami sebagai teladan bagi orang-orang yang bertakwa, aamiin.

🌹🌹🌹
Al Ustadz Fariq Gasim Anuz

Comment here