Informasi

Berbuka bagi Orang Hamil dan Menyusui

Spread the love

 

Berbuka bagi Orang Hamil dan Menyusui

 

Pertanyaan: Bulan Ramadhan tiba ketika kehamilan saya berumur 9 bulan. Dan ketika saya sudah melahirkan saya mengjhawatirkan diri saya dan bayi saya, jika saya berpuasa. Maka saya pun berbuka. Sekarang saya telah mengqadha’ hari-hari tersebut. Apakah hal tersebut sudah mencukupi? Apakah saya berdosa karena tidak berpuasa ketika itu?

Jawaban: Masalah ini membuka jalan pada hukum yang lain, yaitu orang yang hamil dan menyusui jika kesulitan untuk berpuasa dan khawatir terhadapdirinya atau anaknya maka boleh berbuka. Lalu jika dia khawatir terhadap dirinya saja atau terhadap diri dan bayinya tidak ada kewajiban lain kecuali qadha’ tetapi jika dia mengkhawatirkan anaknya saja, maka yang masyhur dari pendapat al-Imam Ahmad (semoga Allah merahmati beliau) adalah mengqhada’ dan orang yang menanggung nafkah bayi tersebut ayahnya misalnya, memberi makan setiap harinya satu orang miskin.

Adapun jawaban dari pertanyaan di atas adalah wanita tersebut wajib mengqadha’ saja karena dia sudah mengqadha’ maka dia tidak berdosa. Segala puji bagi Allah.

(Majmu’ah Asyrithati Fiqhil ‘Ibadaat)

Sumber: Fatwa-fatwa Penting dalam Sehari-hari  

Karya: Syeikh Muhammad Shalil Al Utsaimin.

 

Comment here