Informasi

Hukum Memanggil Dengan Gelar-Gelar Yang Buruk

Spread the love

Sering kita temui dalam kehidupan pergaulan kita, entah itu dalam keluarga kita, saudara-saudara atau teman-teman kita, di antara sesama mereka saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Dan saat ini memanggil dengan gelar-gelar yang buruk seolah menjadi sebuah kondisi yang tidak biasa saja bagi mereka, tentunya hal ini tidak bisa dibenarkan. Mending saja, jika yang dipanggil tersebut tidak marah atau merasa sakit hati, namun bagaimana jika saudara atau teman kita tersebut tidak suka dan merasa sakit hati dengan panggilan/gelar-gelar yang buruk tersebut? Tentunya dengan hal ini kita sudah bersikap dzolim kepada saudara/teman kita dan telah menghinakan mereka di tengah pergaulannya.

Berikut ini kami hadirkan sebuah Fatwa yang disampaikan oleh Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin Rahimahullah ketika ditanya tentang permasalahan ini. Semoga kita bisa mengambil faidahnya..

Pertanyaan:

Apa hukum memanggil dengan gelar-gelar yang buruk walaupun dengan hanya bergurau?

Jawaban:

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman ” Dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk,” yakni dengan gelar-gelar yang buruk yang dapat membuat seseorang sedih. Adapun jika hanya sekedar bergurau maka walaupun tidak dihukumi, akan tetapi tidak pantas bagi seseorang yang mempunyai muru’ah/kehormatan untuk memanggil dengan gelar-gelar yang buruk walaupun dengan bergurau. Karena gurauan itu mungkin akan membawa kepada permusuhan dan perselisihan di masa yang akan datang.Dan mungkin didengar oleh orang lain, maka dia gunakan gelar itu lalu dia ejek orang yang bergelar dengan gelar itu dengan cara berdebat atau bergurau. Karena itu kami melihat bahwa yang utama bagi setiap orang yang mempunyai kehormatan untuk menjauhi memanggil dengan gelar-gelar yang buruk walaupun sambil bergurau.

(Majmuu’ Fataawaa asy-Syaikh 3/101) – Dari Buku Fatwa-Fatwa Penting Sehari-hari – Pustaka Assunnah.

Comment here