Informasi

Jika Do’a Kita Belum Dikabulkan

Spread the love

Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan semoga Shalawat tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad Shalallahua’alihi Wassalam kepada keluarganya sahabatnya semuanya..

Jangan bersedih..
Jangan bersedih ketika Allah belum mengabulkan do’a Anda sampai detik ini.. Jangan sedih..
Karena Allah tidak menunda sesuatu dengan sia-sia..
Karena Dia (Allah) menundanya karena ada hikmah di dalamnya yang mana Dia mengetahui hikmah itu dan kita tidak tahu…
Maka tunggulah hikmah itu..
Sampai terjawab do’a Anda itu dengan indah dan terjawab dengan tiba-tiba..
Yang mana Allah telah melakukannya kepada orang yang derajatnya lebih baik dariku dan dari Anda.. yaitu Nabi Ya’qub..
Yang mana Ya’qub menunggu do’anya selama 40 tahun.. agar dikembalikan anak yang dia cintai yaitu Nabi Yusuf.. sampai dia (Nabi Ya’qub) kehilangan penglihatannya karena tangisannya yang begitu hebat…
Dan setelah beberapa tahun berlalu.. Allah kabulkan do’a Nabi Ya’qub…
Adapun kita?
Kita tidak mempunyai do’a khusus yang mana kita menunggunya 40 tahun dan sampai sekarang belum terkabulkan. Tidak ada dari kita yang seperti ini..
Apalagi do’a yang terkabul waktu itu juga… kita bukan orang yang lebih afdal dari Ya’qub lalu mengapa kita putus asa?

Bagaimana kita bermu’amalah dengan Allah jika do’amu belum dikabulkan..

Kita temui terkadang seorang insan itu putus asa terhadap terkabulnya do’a padahal jalan keluar sudah dekat.. dan ini yang membuat Allah tertawa …Telah disebutkan dalam suatu riwayat bahwa Nabi Shalallahu a’laihi wassalam bersabda bahwa Allah itu tertawa meihat putus asanya hamba-hamba-Nya padahal jalan keluar sudah di depan mata..maka berkata seorang diantara sahabat kepada Nabi “Apakah Allah tertawa?” Maka Nabi menjawab “Iya” kemudian sahabat ini berkata “ Kita tidak akan pernah putus asa dari tuhan yang tertawa”

Subhanallah..
Maka jangan putus asa.. jangan terburu-buru karena jika Anda putus asa dan buru-buru.. ini akan menjadi penghalang dari terkabulnya do’a.. maka akan pergi dari Anda sesuatu yang Anda minta..
Berkata Nabi Shalallahu a’laihi Wassalam dikabulkan untuk kalian do’a itu selama kalian tidak buru-buru berkata “aku sudah berdo’a” tetapi tidak dikabulkan..
Kadang-kadang jalan keluar sudah dekat lalu seseorang mulai berputus asa .. akhirnya tidak jadi turun jalan keluar dan kemudahannya..padahal dia sudah hampir turun dekat dengan Anda..
Lalu mengapa Anda berhenti dari do’a Anda..
Jangan pernah berhenti, teruslah berdo’a..
Demi Allah kita akan berdo’a terus kepada Allah sampai mati dan tidak berhenti..
Tapi bertepatan dengan ini…
Allah akan memberikan kepadamu sesuatu yang lain selain ijabah do’a tadi..
Subhanallah..Maha suci Allah..
Banyak manusia mengira bahwa tujuan berdo’a hanyalah agar do’a tersebut terkabul..Tapi tidak demikian..
Tidak ada perkara lain.. Ingat Anda meminta kepada sang pencipta bukan kepada makhluk..
Kalau kita meminta sesuatu kepada orang lain maka dia pasti ingin sesuatu yang diminta itu saja tidak lebih..
Ini antara makhluk dengan makhluk..
Adapun dengan sang Pencipta..maka perkaranya berbeda..
Jika kita berdo’a kepada Allah.. Allah pasti memberi kita diatas apa yang kita minta dan kita mendapat pahala dan banyak kebaikan karena kita berdo’a kepada-Nya.. sama saja apakah do’a  itu dikabulkan atau tidak ..
Anda tahu mengapa?.
Karena Allah suka dari Anda agar Anda meminta kepadanya ..
suka dari Anda agar Anda meminta hanya kepada-Nya..
dan setiap Anda banyak  meminta maka Allah makin suka..
Maka disini… Anda bisa jadi Anda dikabulkan apa yang Anda maukan dan bisa jadi Anda mendapat kebaikan dengan do’a Anda itu di hari kiamat..
Ini lebih afdal buat kita karena akan membuat kita bahagia nanti di akhirat..

Ada kemungkinan yang ke 3..
Terkadang do’a kita tidak dikabulkan dan juga tidak diberi kebaikan di akhirat tapi Allah menghindarkan bala bencana yang akan menimpa Anda..
Tapi berhubung Anda berdo’a kepada Allah maka Allah menghilangkan kejelekan yang akan menimpa Anda sesuai dengan kadar do’a Anda..
Walaupun Anda itu berdo’a kepada Allah yang mana do’a Anda ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan musibah..

Berkata Rasulullah .. Siapa saja seseorang yang berdo’a kepada Allah dan dia tidak mengerjakan maksiat dan memutus silaturahim kecuali Allah akan memberinya dengan 3 kemungkinan ..
Bisa jadi do’anya dikabulkan yaitu dengan dipercepat do’anya di dunia.. atau do’anya dijadikan tabungan di hari kiamat berupa kebaikan-kebaikan..atau dipalingkannya bala’
Berkata Sahabat Nabi “Wahai Rasulullah.. maka kita memperbanyak do’a” Nabi menjawab ” Maka Allah akan membalas lebih banyak..”

Subhanallah demi Allah..
walaupun Allah tidak memberikan 3 kemungkinan ini..maka kita akan terus tetap berdo’a..karena disana terdapat rasa yang sangat menakjubkan perasaan tenang sekali dan tidak dapat ditemukan di sesuatu yang lain..
Kalau seandainya di dalam berdo’a itu tidak ada yang lain kecuali rasa tenang ini maka itu sudah cukup..

Demi Allah saya katakan dari hati saya..Salah seorang diantara kita berdo’a dan mengeluarkan semua yang ada di hatinya pasti dia merasakan tenang..merasa hatinya lapang.. lega.. walaupun do’anya belum dikabulkan..

Sungguh benar..
Walaupun do’a itu belum dikabulkan .. dan ketika Allah tahu bahwa hamba-Nya ketika berdo’a merasakan kelezatan ini mungkin Allah sengaja menunda jawaban do’a agar tidak terputus dari Anda lezatnya ibadah ini..Karena lezatnya do’a sebenarnya lebih manis daripada terkabulnya do’a itu ..

Tidak ditemukan perbandingan lezatnya perasaan ketika berdo’a dan lezatnya ketika dikabulkan..
Lalu kenapa do’a lebh manis daripada terkabulnya do’a?
Jawabannya adalah terdapat di dalam do’a itu 2 perkara..
Pertama.. do’a itu dicintai Allah.. kedua do’a itu dicintai oleh kita sendiri..
Allah suka dari kita agar berdo’a adapun kita suka agar Allah mengabulkan do’a kita..
Dan tidak diragukan lagi apa-apa  yang dicintainya lebih indah dari apa-apa yang kita suka di dalam semua kebaikan..

Apakah Anda juga tahu?
Bahwa terkadang Allah juga menghalangi sesuatu dari hamba untuk Allah berikan sesuatu yang lebih nikmat dari yang diminta..dan dia adalah lezatnya berdo’a mana dia ini lebih manis dari yang dia minta..
Hikmah Allah..karena Allah tahu jika tidak kehilangan ini tadi maka dia tidak aan berdo’a kepada Allah lagi..

Apa kalian sudah melihat makna indah dibalik ditundanya ijabah do’a?
Dengan semua makna ini banyak dari manusia yang menyangka bahwa dikabulkannya do’a adalah karomah dari Allah secara mutlak..
Dan ini tidak benar..terkadang juga Allah memberikan apa yang dia minta justru untuk memberikan malapetaka kepadanya..
Dan dikira ini adalah sebuah karomah..

Tidak..
Terkadang memang karomah tapi terkadang malah kecelakaan.. Terkadang ijabah do’a merupakan pemberian tapi juga terkadang merupakan malapetaka..
Oke.. kalau begitu bagaimana kita mengetahui itu karomah atau malapetaka?
Apa dalilnya bahwa terkadang jawaban do’a itu pemberian dan kadang berupa malapetaka?

Bagaimana kita bisa tahu ini jawaban do’a merupakan pemberian atau malah sebaliknya jawabannya adalah ..ada tanda-tandanya Dia yang akan menjelaskan kepadamu tentang itu dan alamatnya adalah …jika pemberian yang kamu minta tadi menambah Anda dekat dengan Alah dan imanmu naik maka inilah pemberian yang bersifat karomah..Dan apabila yang Anda minta menjadikan Anda jauh dari Allah dan merupakan turunnya iman Anda maka inilah yang dinamakan dengan malapetaka di dalam pengabulan do’a tadi..

Contohnya adalah seseorang berdo’a kepada Allah meminta pekerjaan tertentu, kemudian Allah mengabulkan .. Jika setelah mendapat pekerjaan tersebut dia sodaqoh dengan gajinya dan bersyukur dan rajin membantu berarti jawaban dari do’a dia adalah karomah dan pemberian..
Akan tetapi jika setelah mendapat pekerjaan tidur lalu tidak sholat shubuh, dan setelah pulang kerja tidur sampai lewat waktu ashar baginya dan dia tidak mau mengeluarkan zakat maka ini pertanda jawaban dari do’anya adalah bala’

Dan pada penutup ini saya berharap pada kalian..
Yakinlah jika Anda datang kepada Rabbmu maka Allah juga mendatangimu..bahkan mendekatimu lebih dekat daripada Anda mendekatinya.. dan dia akan memberikan apa yang Anda minta dari-Nya dan akan menambah permintaan Anda dengan fadhilahnya karena Dia selalu melakukan demikian..
Datangi Allah.. maka Anda akan melihat disana keajaiban .. Berbicaralah pada Allah (berdo’a) .. mintalah dari-Nya dan Anda akan diberi di luar dugaan Anda..dan  teruslah berdo’a walaupun hajatmu sudah selesai Anda sampaikan.. Lanjutkan..

Berapa do’a yang kita panjatkan kepada-Nya di saat susah dan ketika sudah hilang kesusahan kita, apakah kita akan melupakan-Nya?
Kita berdo’a kepadanya di lautan agar memberi keselamatan dan ketika kita selamat kita selamat sampai ke daratan lantas kita bermaksiat kepada-Nya?
Dan kita naik pesawat dalam keadaan aman dan kita tidak terjatuh.. karena Allah lah yang menjaga..
Ya Allah jagalah kami dengan penjagaanmu dan terimalah dari kami do’a kami dan jadikan kami termasuk orang yang kau ridhai yang engkau kabulkan dan orang yang selalu dikabulkan ketika berdo’a..dengan segala rahmat-Mu dan Engkau penyayang yang paling penyayang.. Semoga Allah membalas kebaikan kalian .. (aa)

Ditranskrip dari tausiyah syaikh musyari kharrazz dengan judul “Bagaimana kamu bermuamalah dengan tuhanmu jika doamu belum dikabulkan olehnya” Sumber Youtube.

Comment here